Kenapa tulisan di file CSV bisa jadi aneh?
File CSV tidak menyimpan informasi tentang cara penulisan hurufnya (disebut encoding). Setiap program harus menebak sendiri. Jika satu sistem mengekspor file sebagai UTF-8 dan program lain membacanya sebagai Windows-1252, satu karakter khusus berubah menjadi dua atau tiga karakter aneh, misalnya é untuk é. Sebaliknya, file Windows-1252 yang dibuka sebagai UTF-8 sering menampilkan � – biasanya datanya tidak hilang.
Bahasa Indonesia sendiri tidak memakai huruf beraksen, jadi kerusakan ini sering tidak langsung terlihat. Yang biasanya rusak adalah tanda kutip dan apostrof dari Word (’ untuk ’), tanda pisah (– untuk –), emoji di nama produk atau ulasan pelanggan, dan nama asing seperti Café, Nestlé atau José. Semua pola ini dijelaskan di halaman tanda kutip dan apostrof rusak.
Di mana masalah ini sering muncul?
- Ekspor marketplace: laporan pesanan atau daftar produk dari Tokopedia, Shopee dan toko online lain, terutama jika nama produk berisi emoji atau tanda kutip.
- Aplikasi akuntansi dan kasir: ekspor transaksi, daftar pelanggan atau stok barang yang dibuka di Excel versi lain.
- Data pelanggan dan formulir: hasil ekspor Google Forms, CRM atau newsletter yang diolah ulang di beberapa program.
- Impor ke sistem lain: file yang tampak normal di satu komputer, tetapi rusak setelah diunggah ke aplikasi lain.
Rusak
Kopi ‘Café Luwak’ – 250 g, rasa crème brûlée ☕
Diperbaiki
Kopi ‘Café Luwak’ – 250 g, rasa crème brûlée ☕
Perbaiki file CSV dalam tiga langkah
- Tarik file CSV ke kotak di atas atau klik Pilih file.
- Mojibuster mengenali encoding, memperbaiki karakter yang rusak dan menampilkan setiap perubahan di Apa yang berubah?.
- Klik Unduh. File disimpan sebagai UTF-8 – jika mau dengan BOM, supaya Excel membukanya dengan benar.
Pemisah kolom (koma atau titik koma), tanda kutip dan baris baru tetap persis seperti semula. Hanya karakter yang rusak yang diubah. Angka seperti Rp 125.000 dan kode pesanan tidak disentuh.
Cara mencegah masalah di lain waktu
- Excel: pilih “File → Save As” lalu format CSV UTF-8 (Comma delimited), bukan CSV biasa. Detail lengkap ada di halaman karakter aneh di Excel.
- Google Sheets: ekspor CSV selalu berupa UTF-8 – masalah baru muncul ketika program lain membukanya tanpa mengenali UTF-8.
- LibreOffice Calc: saat menyimpan sebagai CSV, centang “Edit filter settings” dan pilih set karakter Unicode (UTF-8).
- Database dan toko online: atur ekspor ke UTF-8; untuk MySQL dan MariaDB gunakan
utf8mb4(panduan MySQL dan phpMyAdmin, dalam bahasa Inggris).
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah pemisah kolom dan tanda kutip tetap aman?
Ya. Mojibuster hanya mengganti urutan karakter yang rusak. Titik koma, koma, tanda kutip dan baris baru tidak berubah, jadi file tetap bisa diimpor seperti sebelumnya.
Sebaiknya CSV disimpan dengan atau tanpa BOM?
Jika file akan dibuka di Excel: dengan BOM, karena dari situ Excel tahu bahwa file berisi UTF-8. Untuk impor ke database, marketplace atau skrip, biasanya lebih baik tanpa BOM.
File CSV saya tersimpan sebagai ANSI – apakah bisa juga?
Bisa. Mojibuster mengenali file Windows-1252 (ANSI) secara otomatis dan mengubahnya menjadi UTF-8. Hasilnya akan menampilkan keterangan “Dibaca sebagai Windows-1252 (ANSI)”.
Seberapa besar file CSV yang bisa diproses?
Sampai 100 MB. File besar diproses di latar belakang, dan bilah progres menunjukkan sejauh mana prosesnya.
CSV saya berisi data pelanggan – apakah aman diperbaiki di sini?
Ya. File diperbaiki di browser Anda dan tidak pernah diunggah ke server. Data pelanggan, nomor telepon dan alamat tetap di perangkat Anda.